3 Hal Yang Harus Diperhatikan Dalam Mendesain Rumah Tahan Gempa

Loading...

Bencana-bencana alam yang tidak dapat diprediksi kapan dan jam berapa akan terjadi salah satunya adalah kejadian alam gempa bumi. Gempa yang berkekuatan dahsyat bisa menghancurkan berbagai macam tempat baik rumah, sekolah, gedung, pohon, dan apapun yang ada disana. Bahkan, gempa yang yang besar dapat menyebabkan timbulnya tsunami yang tidak kalah dahsyatnya. Kejadian alam ini memang jarang terjadi, akan tetapi jika kejadian alam ini sampai terjadi maka habislah semua menjadi runtuh seperti kejadian alam yang terdahulu pernah terjadi di Banda Aceh.

Hal Yang Harus Diperhatikan Dalam Mendesain Rumah Tahan Gempa

Gempa tidak hanya terjadi dengan kekuatan yang besar saja, tetapi gempa juga ada yang terjadi dengan kekuatan yang sedang. Walaupun gempa ini berkekuatan sedang, tetapi gempa ini dapat membuat rumah Anda runtuh bahkan rata dengan tanah. Oleh karena itu, untuk menghindari runtuhnya rumah Anda akibat dari gempa yang terjadi sebaiknya Anda memperhatikan beberapa hal yang mendukung rumah Anda menjadi kuat.

Berikut ini 3 hal yang harus diperhatikan dalam mendesain rumah tahan gempa :

1. Struktur pondasi
Hal yang paling penting dalam membuat rumah tahan akan gempa adalah memperhatikan struktur pondasi rumah Anda. Pondasi mempunyai peran yang sangat penting dalam memindahkan beban gempa dari dinding ke tanah. Hal yang harus Anda perhatikan adalah pondasi rumah harus bisa menahan gaya tarik secara vertikal dan gaya tekan yang ada pada dinding. Hal ini dapat berarti sloof akan menerima gaya geser dan momen lentur sebagai jalur dari gaya terakhir sebelum gaya lainnya mencapai tanah. Dengan begitu, sloof akan memindahkan gaya-gaya datar itu ke tanah yang ditahan dengan daya dukung tanah dan tekanan tanah lateral.

2. Struktur dinding
Struktur dari dinding rumah Anda adalah hal yang juga harus Anda perhatikan. Gaya aksial yang ada di dalam ring balok harus dapat ditahan oleh dinding. Dinding bata itu dapat ditahan oleh gaya tekan diagonal yang sudah diuraikan menjadi gaya tarik dan gaya tekan. Gaya aksial yang bekerja tadi dapat menimbulkan gerakan berputar pada dinding Anda. Putaran yang terjadi ini mampu ditahan oleh berat dari dinding itu, sedangkan berat atap dapat bekerja diatasnya dan ikatan sloof ke pondasi.

3. Struktur atap
Struktur atap rumah juga harus Anda perhatikan. Hal yang harus Anda perhatikan adalah batang pengaku atau bracing pada struktur atap rumah Anda yang akan menahan beban gempa dari arah X. Jika lebar bangunan rumah Anda lebih besar dari lebar bangunan, maka akan diperlukan 2 atau 3 batang pengaku disetiap ujungnya.

Loading...

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *