4 Cara Mengecek Kelembaban Dinding Rumah

Loading...

Cuaca yang tidak bisa ditebak kapan datangnya hujan dan panas membuat dinding mengalami masalah. Cat pada dinding akan luntur dan terkelupas sehingga membuat Anda mengecat ulang untuk memberikan tampilan rumah yang indah dan rapi. Namun, sebelum melakukan pengecetan ada baiknya jika Anda mengecek terlebih dahulu kondisi dan kelembaban dinding rumah Anda. Bingung bagaimana cara melakukan pengecekan kelembaban dinding Anda?

Cara Mengecek Kelembaban Dinding Rumah

Berikut ini adalah beberapa cara yang dapat Anda lakukan untuk mengecek kelembaban dinding rumah :

1. Penggunaan protimeter
Protimeter merupakan alat pengukur kelembaban dinding yang memiliki dua lempengan besi yang dapat ditusukkan ke dinding. Indikator pada alat ini akan menyala jika kondisi dinding yang diukur sudah kering. Jika indikator dengan warna hijau menyala, ini menandakan bahwa kelembapannya 20%. Naum, jika indikator kuning atau merah yang menyala, berarti kelembapan dinding tersebut berada di atas 20%.

2. Kasat mata
Untuk mengetahui kelembaban dinding rumah, Anda dapat membedakannya hanya dengan melihatnya dengan mata telanjang. Dinding yang kering akan menunjukkan warna yang lebih terang, sedangkan dinding yang lembab akan terlihat lebih gelap.

3. Kertas almunium foil
Anda dapat menggunakan kertas almunium foil untuk mengecek kelembaban dinding. Caranya, potong kertas almunium foil dengan ukuran 20 cm x 20 cm. Kemudian, tempelkan kertas tersebut ke dinding dengan lakban. Setelah sehari berselang, bukalah lakban tersebut dan lihat permukaan dinding. Jika embun masih menempel maka ini menunjukkan bahwa dinding belum kering sempurna.

4. Waktu pengeringan
Proses pengeringan dinding memang akan memakan waktu tergantung dari bahan semen yang digunakan. Jika Anda menggunakan semen konvensional maka untuk kering dinging membutuhkan waktu sekitar 3 minggu setelah acian. Sedangkan pada semen instan hanya memerlukan waktu pengeringan sekitar satu minggu setelah acian. Pengeringan ini dihitung dalam kondisi suhu yang normal.

Loading...

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *