4 Tips Membersihkan Rumah Pasca Banjir

Loading...

Di musim penghujan, Anda yang tinggal di daratan yang rendah tentu akan waspada bahaya banjir yang akan mengancam. Bencana banjir yang mengancam akan menimbulkan banyak kerugian, baik kerugian secara material bahkan kerugian kesehatan. Karena genangan air banjir akan merusak segala perabot rumah dan menjadi sarang penyakit bagi manusia. Hal itu dikarenakan oleh kotoran yang terbawa saat banjir. Apabila tidak langsung dibersihkan, hama pun akan mengendap di rumah. Oleh karena itu, ketika banjir mulai surut sebaiknya segera bersihkan rumah Anda.

Tips Membersihkan Rumah Pasca Banjir

Berikut ini beberapa tips yang dapat Anda terapkan untuk membersihkan rumah pasca banjir :

1. Gunakan perlengkapan untuk membersihkan rumah
Ketika akan membersihkan rumah sebaiknya gunakan beberapa perlengkapan untuk melindungi tubuh terkontaminasi bakteri. Perlengkapan yang dapat Anda kenakan meliputi baju lengan panjang, celana panjang, masker, sarung tangan, pelindung mata, dan sepatu boot.

2. Keluarkan lumpur dan sampah dari rumah
Ketika banjir mulai surut, lumpur dan sampah yang terbawa oleh banjir akan tertinggal di lantai rumah Anda. Anda harus mengeluarkan sampah dan lumpur tersebut sesegera mungkin. Anda dapat menggunakan sekop untuk membersihkannya dan mengumpulkannya menjadi satu dalam kantong plastik atau karung.

3. Berikan desinfektan
Setelah semua sampah dan lumpur dibersihkan, bukan berarti lantai rumah Anda telah bersih dan bebas bakteri. Anda masih perlu menggunakan desinfektan untuk membersihkan lantai dari kuman dan bakteri penyebab penyakit. Atau Anda dapat mencoba alternatif lain yaitu membersihkan rumah dengan menggunakan air panas.

4. Menjemur furnitur atau membuangnya
Perabot rumah yang terkena banjir pastinya memiliki keadaan yang tidak sama seperti pada awalnya. Perabot rumah akan mengalami kerusakan meskipun dalam skala yang kecil. Jika hal itu yang terjadi, Anda hanya perlu menjemurnya untuk menghilangkan kelembaban sebagai tempat berkembangnya bakteri. Namun, jika kerusakan yang terjadi dalam skala besar maka Anda dapat membuangnya dan menggantinya dengan yang baru.

Loading...

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *