Perbandingan AC VS Air Cooler

Loading...

Air cooler merupakan salah satu alternatif dari penggunaan AC (air conditioner) yang semakin marak akhir-akhir ini. Hal ini disebabkan oleh pemakaian daya listriknya yang rendah, ditambah lagi dengan kemampuannya menyejukkan udara yang jauh lebih baik ketimbang kipas angin, membuatnya semakin dilirik oleh banyak kalangan. Banyak orang lalu membandingkannya dengan penggunaan AC, dari sisi biaya sampai ke efek kesehatan yang ditimbulkannya. Pada tulisan kali ini, kami akan coba membandingkan kedua pendingin udara ini secara komprehensif.

Perbandingan AC VS Air Cooler

Biaya
Tidak usah ditanya lagi, air cooler menggunakan daya hanya 10-15% dari AC reguler yang dikenal boros listrik. Air cooler rata-rata hanya memakai 60-100 watt sedangkan AC minimal 350 hingga 800-an watt. Dari sisi maintenance, Anda bisa bersihkan air cooler sendiri. Bisa ditarik kesimpulan bahwa air cooler tidak perlu perawatan spesial berbeda dengan AC yang membutuhkan tukang cuci khusus setiap bulan untuk membersihkannya. Biaya listrik bisa melejit naik jika debu menumpuk dan tak dibersihkan karena AC akan bekerja lebih keras mendinginkan ruangan.

Cara Kerja
– Air cooler menggunakan air sebagai ‘bahan baku’. Anda perlu menambahkan air ke dalamnya setiap kali habis digunakan. Suhu udara yang dihasilkan pun tak maksimal, paling hanya 3-5 derajat saja yang bisa diturunkan dari suhu asli.
– AC cenderung lebih praktis dan otomatis. Anda dapat mengatur suhu yang diinginkan melalui remot hingga 16 derajat. Tidak perlu mengisi apa-apa dan tinggal pakai saja setiap hari.

Udara kering VS Udara lembab
– Air cooler menghasilkan udara lembab. Air sebagai bahan baku yang menyejukkan udara akan menghasilkan udara yang lembab. Maka dari itu, pada ruangan yang memiliki ventilasi dan tidak berhadapan langsung dengan Anda, bisa pakai air cooler. Meski disinyalir dapat menyebabkan paru-paru basah, penggunaan air cooler yang tepat tidak akan membahayakan. Simak permasalahan paru-paru basah disini.
– Ac menghasilkan udara yang kering. Tak heran jika penggunaan ac yang terus menerus akan membuat kulit Anda menjadi kering dan bersisik. Udara AC juga disinyalir mengandung beberapa zat kimia yang berbahaya dalam jangka waktu penggunaan yang lama.

Harga
AC dijual dengan harga mulai dari 2 jutaan. Sementara itu air cooler cukup terjangkau, mulai dari beberapa ratus ribu Rupiah saja. Salah satunya adalah Tori dengan harga yang sangat terjangkau.

Kesimpulan
Kombinasi AC dan air cooler merupakan pilihan yang paling bijaksana. Untuk kamar tidur, sebaiknya Anda memilih AC. Sementara itu, untuk ruangan lain seperti ruang tamu, ruang keluarga, kantor di rumah, Anda bisa pilih air cooler. Dengan demikian, kantong aman dan tubuh tetap sehat.

Di luar itu semua, sebaiknya jangan gunakan AC dan air cooler dalam jangka waktu lama. Pastikan Anda memberikan waktu beberapa jam sehari bagi tubuh untuk menghirup udara alami.

Jika Anda sedang mencari air cooler yang bagus dan murah, silakan simak reviewnya disini.

Semoga bermanfaat!

Loading...

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *