Tips Membuat Rumah Ramah Lingkungan

Loading...

Sebagai salah satu langkah awal menyayangi bumi ini dapat mulai dilakukan dari rumah. Langkah awal adalah pada saat mulai membangun sebuah rumah. Ini menjadi langkah yang penting karena rumah akan berdiri selama puluhan tahun, jadi pada tahap mulai membangun perlu segera diperhatikan hal-hal yang harus dilakukan untuk membuat rumah yang ramah lingkungan.

Membuat Rumah Ramah Lingkungan 1

Rumah lingkungan tidak cuma akan menyelamatkan lingkungan tetapi juga dapat membuat Anda lebih sehat, nyaman serta hemat. Membuat rumah hijau atau yang biasa disebut dengan green house atau rumah lingkungan ini mencakup dalam tahapan-tahapan berikut ini.

Berikut ini merupakan tips membuat rumah ramah lingkungan :

Meminimalkan Penggunaan Sumber Daya Alam dalam Proses Pembangunan
Pada saat proses pembangunan rumah, usahakan agar meminimalkan penggunaan bahan bangunan. Anda dapat mengontrol pemakaian bahan bangunan agar bisa menggunakan bahan secara hemat dan tidak membeli bahan bangunan yang berlebihan yang akhirnya tidak dipakai.

Misalnya, pada saat Anda membutuhkan triplek sebagai penahan cor pada lantai. Anda dapat menggunakan kayu-kayu bekas dari rumah yang sebelumnya selesai dibangun dan masih bisa dipakai. Hal ini juga dapat dilakukan dengan penempatan pasir agar pasir tidak diinjak-injak dan akhirnya tidak dipakai lagi.

Desain yang tepat serta matang juga penting hal ini bertujuan agar tidak banyak bahan bangunan yang terbuang. Kesalahan desain ataupun banyak desain yang diubah, kemungkinan akan banyak bagian yang sudah dibangun dibongkar ulang sehingga bahan bangunan ini akan terbuang percuma.

Memilih Material Bangunan yang Ramah Lingkungan
Berkat perkembangan teknologi, saat ini banyak material bangunan ramah lingkungan yang dapat digunakan. Dengan cara menghemat penggunaan kayu, yang berarti hal ini meminimalkan penebangan pohon serta menyelamatkan hutan sebagai bagian yang penting untuk kehidupan di bumi.

Beberapa bahan bangunan ada yang ramah lingkungan yakni baja ringan yang digunakan untuk atap, alumunium atau PVC atau UPVC untuk kusen pintu serta jendela, menggunakan pintu PVC yang berbahan dasar dari plastik, gypsum pengganti triplek untuk plafon, sebagai alternatif kayu, dapat menggunakan kayu daur ulang dan juga kayu plastik yang juga merupakan hasil proses dari daur ulang.

Rumah Hemat Energi Listrik
Perlu rancangan agar rumah minim akan penggunaan energi listrik. Buatlah desain rumah dengan cara menggunakan cahaya alami yang memadai sehingga tidak perlu Anda menggunakan listrik pada pagi serta siang hari. Membuat ventilasi yang baik, bagaimana mengatur agar ada sirkulasi udara juga akan mengurangi penggunaan pendingin udara karena udara dalam rumah yang tidak panas.

Loading...

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *